Agustus 29, 2018

Etika Tidur Dan Bangun Tidur Sesuai Sunnah

Berikut 12 Etika Seorang Muslim Saat Tidur Dan Bangun Tidur : 1. Muhasabah 2. Tidurlah seawal mungkin, jangan larut malam 3. Berwudhulah sebelum tidur dan berbaring miring ke sebelah kanan 4. Kibaskan sprei tiga kali sebelum berbaring 5. Berbaringlah dengan miring kanan 6. Jangan tidur di atas dak terbuka 8. Membaca Ayat-Ayat Al-Qur'an  9. Baca do’a-do’a dan dzikir  10. Apabila di saat tidur merasa kaget atau gelisah atau merasa ketakutan 11. Bila bermimpi baik 12. Ketika bangun tidur hendaknya ucapkan,  اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَحْيَانَا بَعْدَمَآ اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ    “Alhamdu lillahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaa tanaa wa ilahin nusyuur”    Artinya:  "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan-Nya, dan kepada-Nya lah kami dikembalikan.
Etika Tidur Dan Bangun Tidur Sesuai Sunnah
Etika Tidur Dan Bangun Tidur Sesuai Sunnah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah menjelaskan, siapa saja yang menghendaki kebahagiaan, hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam dan meneladaninya.

Berikut 12 Etika Seorang Muslim Saat Tidur Dan Bangun Tidur :


1. Muhasabah
Hendaklah menghitung-hitung sesaat sebelum tidur, mengoreksi segala perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Ini sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Lalu jika ia dapatkan perbuatannya itu baik, maka hendaknya memuji Allah, jangan memuji diri sendiri, dan jika sebaliknya, maka hendaknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertobat kepada-Nya.

2. Tidurlah seawal mungkin, jangan larut malam
Berdasarkan hadits yang bersumber dari `Aisyah “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam tidur pada awal malam dan bangun pada penghujung malam, lalu beliau melakukan shalat.”[1] 

3. Berwudhulah sebelum tidur dan berbaring miring ke sebelah kanan
Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam, Al-Bara’ bin `Azibz menuturkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Apabila kamu akan tidur, maka berwudhu’lah sebagaimana wudhu’ untuk shalat, kemudian berbaringlah dengan miring ke sebelah kanan…”

4. Kibaskan sprei tiga kali sebelum berbaring
Berdasarkan hadits Abu Hurairahz bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Apabila seorang dari kalian akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengirapkan kain tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…” Di dalam satu riwayat dikatakan, “Tiga kali.” [2]

5. Berbaringlah dengan miring kanan
Jangan tidur tengkurap. Abu Dzarz menuturkan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam pernah lewat di dekatku, di saat itu aku sedang tengkurap, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam membangunkanku dengan kakinya sambil bersabda, ”Wahai Junaidab (panggilan Abu Dzar), sesungguhnya berbaring seperti ini (teng-kurap) adalah cara berbaringnya penghuni neraka.” [3]

6. Jangan tidur di atas dak terbuka
Karena di dalam hadits yang bersumber dari `Ali bin Syaiban z disebutkan bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam telah bersabda, “Barangsiapa yang tidur malam di atas atap rumah yang tidak ada penutupnya, maka hilanglah jaminan darinya.” [4]

7. Tutuplah pintu, jendela, dan memadamkan api dan lampu sebelum tidur
Dari Jabir z diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah bersabda, “Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman.” [5]

8. Membaca Ayat-Ayat Al-Qur'an 
Baca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah, Surah Al-Ikhlas dan Al-Mu`awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas), karena banyak hadits-hadits shahih yang menganjurkan hal tersebut.

9. Baca do’a-do’a dan dzikir 
Yang keterangannya shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam, seperti : “Ya Allah, peliharalah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali segenap hamba-Mu.” Dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh Al-Albani) Dan ucapkan, “Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup.” [6]

10. Apabila di saat tidur merasa kaget atau gelisah atau merasa ketakutan
Maka disunnatkan (dianjurkan) berdo’a dengan do’a berikut ini : “Aku berlindung dengan Kalimatullah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya, dari gangguan syetan dan kehadiran mereka kepadaku.” [7]

11. Bila bermimpi baik
Maka bergembiralah dan ceritakan hanya kepada orang yang senang kepadamu. Bila mimpi buruk, maka meludahlah ke kiri tiga kali, baca ta’awudz jangan diceritakan kepada orang lain, dan pindahlah posisi tidur, atau bangunlah dan shalatlah.

12. Ketika bangun tidur hendaknya ucapkan,
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَحْيَانَا بَعْدَمَآ اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

“Alhamdu lillahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaa tanaa wa ilahin nusyuur”

Artinya:
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan-Nya, dan kepada-Nya lah kami dikembalikan." [8]


Catatan kaki :
1.(Muttafaq `alaih)
2.(Muttafaq `alaih)
3.(HR. Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh Al-Albani)
4.(HR. Al-Bukhari di dalam Al-Adab Al-Mufrad dan dinilai shahih oleh Al-Albani).
5.(Muttafaq ’alaih)
6.(HR. Al-Bukhari)
7.(HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh Al-Albani)
8.(HR. Al-Bukhari)


0 komentar:

Posting Komentar